|



i was curious, so i checked gangnam style on youtube. i want my 7 minutes back..

|

SECANGKIR TEH DAN TUHAN

ketika menulis judul diatas, saya tidak tahu apa yang akan saya tulis selanjutnya di paragraf isi. karena sejujurnya saya tidak tahu hubungan secangkir teh dengan Tuhan, atau bagaimana memfilsafatkan secangkir teh agar dapat menambah keimanan kepada Tuhan. tetapi yang jelas, saya yakin akan kehadiran dan kebesaran Tuhan, dan itu selalu menguat setiap kali saya memandang lalu menyesap secangkir teh.

bagi orang lain, mungkin memang tidak ada hubungannya. tapi bagi saya ada.

Einstein menemukan dan merasakan tanda kehadiran Tuhan dalam kerumitan rumus fisika. Rabi’ah menemukan dan merasakan tanda kehadiran Tuhan dalam kekhuysukan dzikir di kesunyian. Rumi menemukan dan merasakan tanda kehadiran Tuhan dalam tarian yang membuatnya ekstase. Descartes menemukan dan merasakan tanda kehadiran Tuhan dengan berpikir secara mendalam. Bunda Teresa menemukan dan merasakan tanda kehadiran Tuhan dalam kasih dan pengabdian pada sesamanya. jadi apa salahnya kalau saya menemukan dan merasakan tanda kehadiran Tuhan ketika memandang lalu menyesap secangkir teh?

|

MENGENAL DIRI

"siapakah kamu?"

"saya adalah seorang laki-laki"

"saya tidak menanyakan jenis kelaminmu, siapakah kamu?"

"saya adalah orang islam"

"saya tidak bertanya apa agamamu, siapakah kamu?" 

"saya adalah seorang dokter"

"saya tidak bertanya apa profesimu, siapakah kamu?"

"saya adalah orang indonesia"

"saya tidak bertanya kewarganegaraanmu, siapakah kamu?

"saya adalah manusia"

"saya tidak bertanya apakah kamu, siapakah kamu?"



barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya. Muhammad SAW